Teknik Informatika

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 25 Februari 2021

Tahapan Membuat Website dengan Menggunakan CMS WordPress

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys! Minggu lalu kita sudah membahas keuntungan membuat website dengan menggunaka CMS WordPress. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai step by step membuat website menggunakan CMS WordPress. 

Berikut penjelasan mengenai judul yang tertera diatas. Baca selengkapnya yaa!


Tahapan Membuat Website dengan Menggunakan CMS WordPress


        Apa itu Wordpress? WordPress adalah platform pembuatan website yang diciptakan oleh Matt Mullenweg dan Mike Little pada  tahun 2003. Sejarah WordPress berawal dari ditutupnya software blogging bernama b2/cafeblog, Matt dan Mike sebagai pengguna b2/cafeblog, menginisiasi pembuatan software serupa. Yang menarik dari WordPress adalah software yang bersifat open source, artinya WordPress bisa digunakan secara gratis dan bebas untuk dimodifikasi oleh siapa saja. Selain itu, Wordpress menyediakan plugin yang memudahkan pengguna untuk menambahkan fitur diwebsite hanya dengan sekali klik saja.
        Nah untuk membuat website menggunakan WordPress, Anda perlu menginstall software XAMPP, dan mendownload CMS WordPress. Setelah mendownload CMS WordPress, extract file tersebut dan ikuti langkah-langkah berikut:

1.    1. Langkah pertama yaitu, salin file wordpress ke htdocs dengan mengubah nama file menjadi nama kita atau sesuai dengan nama database.



2.      2. Langkah kedua yaitu buka aplikasi XAMPP, lalu pilih databse nama kita, kemudian klik “new tab”



3.     3.  Langkah selanjutnya klik http://localhost/nama file yang disimpan pada file htdocs tadi.

Misalnya seperti gambar dibawah ini



4.      4. Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini, kemudian klik “let’s go”



5.     5.  Setelah klik “let’s go”, maka akan mucul tampilan seperti gambar dibawah ini, lalu isilah kolom-kolom yang tertera pada tampilan tersebut. Namun, pada kolom password tidak isi. Lalu klik “submit”

 


6.      6. Setelah tekan “submit” maka akan muncul tampilan seperti berikut ini, lalu klik “run the installation”



7.      7. Setelah itu lengkapilah kolom-kolom yang tertera pada tampilan tersebut, seperti gambar dibawah ini



8.     8. Kemudian login dengan menggunakan Nama Pengguna Email dan Password yang telah dibuat sebelumnya 



9.      9. Setelah login, maka akan muncul tampilan seperti ini, yang menandakan bahwa wordpress sudah berhasil dibuat



MENU YANG TERDAPAT PADA WORDPRESS

1.      Dasbor



Dimenu ini terdapat dua sub menu, yaitu home dan update. Home merupakan sub menu yang menampilkan tampilan awal dasbor wordpress. Sedangkan Update untuk menampilkan plugin atau tema terbaru.

 

2.      Post



Pada menu ini penulis dapat menulis artikel yang akan dipublis di website tersebut

3.      Media



Menu media berfungsi untuk menyimpan file yang kita upload di wordpress

4.      Laman



Menu laman ini berfungsi untuk membuat halaman di wordpress kita, bisa kontak, about, privacy policy, dan lain-lain

5.      Comment



Menu ini berfungsi untuk komentar

6.      Tampilan



Menu ini berfungsi untuk mengatur tema, widget, dll.

7.      Plugin



Menu ini berfungsi untuk menginstall plugin atau mendownload plugin yang anda inginkan, seperti yoast SEO, hello dolly, dsb.

8.      Pengguna



Menu pengguna ini berfungsi untuk menambahkan admin atau user pada wordpress

9.      Peralatan



Menu peralatan ini berfungsi untuk mengimport dan mengeksport.

10.  Pengaturan



Menu pengaturan ini berfungsi untuk mengatur wordpress, mulai dari pengaturan umum, penulisan, pembacaan, dan lain-lain.




Oke guys, cukup sekian pembahasan kali ini 

Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!!

See u on my next blog guys!!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kamis, 18 Februari 2021

Pengembangan Website Menggunakan Platform, Perlukah?

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hi guys!! Welcome back!
Untuk beberapa minggu ini, saya akan menulis mengenai Pengembangan Berbasis Platform. Yup, sesuai dengan mata kuliah saya kali ini. Btw, the first kita akan membahas mengenai Pengembangan Website Menggunakan Platform, perlu ga sih? apa keuntungannya?
Semua jawaban itu akan ditemukan dalam artikel ini
So, simak penjelasannya sampai akhir yaa!


Pengembangan Website Menggunakan Platform, Perlukah?


        Platform dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat diartikan sebagai sebuah program, rencana kerja, sebuah pernyataan dari kelompok partai tentang program kebijakan, sampai dengan mimbar, pentas atau panggung. Platform komputasi didefinisikan sebagai sebuah kombinasi arsitektur perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), atau secara sederhana platform adalah media atau wadah yang digunakan untuk menjalankan software. -Wikipedia
        Lantas, perlukah pengembangan website menggunaka  platform? 
Berikut keuntungan dari penggunaan platform dalam pengembangan website.

1. Mempermudah Pengembangan Web 
    Pembuatan website dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
  • Programming Native, yaitu membuat website dengan membuat program menggunaan HTML (Hypertext Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets), dan PHP (Hypertext Preprocessor). 
  • Framework, yaitu membuat website dengan menggunakan CSS (Bootstrap dan PHP), PHP (Codelgniter, Yii, Laravel). 
  • CMS (Content Management System), misalnya WordPress, Joomla, Drupal.
2. Bisa Lebih Fokus ke Publikasi Web 
    Dalam mempublikasikan sebuah website, kita memerlukan beberapa hal, yaitu:
  • Domain, yaitu dengan menggunakan domain TLD atau Sub Domain
  • Hosting, yaitu dengan membeli paket hosting (bulanan/tahunan), Virtual Private Server (VPS), dan Server Mandiri 
  • SSL (Secure Sockets Layer), yaitu dengan mengubah HTTP menjadi HTTPS.
3. Bisa Lebih Fokus ke Konten 
    Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan konten adalah sebagai berikut :
  • Sumber Trafik Web, dapat dilakukan dengan cara buka domain melalui web browser, search engine, link, dan media sosial
  • Pembuatan Konten, yaitu dengan riset konten, riset persaingan, buat artikel, pubkish konten, dan SEO.
  • SEO (Search Engine Optimization), yang merupakan tindakan pengoptimalan blog atau website agar berada di pencarian pertama pada mesin pencari, seperti Google dll. 
  • Optimasi SEO, dengan cara PageSpeed bagus, research keyword, buat konten SEO, link building, blokir backlink spam, selalu cek broken link, dan konsisten dalam publish konten. 
4. Bisa Lebih Fokus ke Monetize
    Monetize dapat dilakukan dengan cara: 
  • Display Ads (Adsense, dll)
  • Program Affiliasi (E-Commerce, dll)  
  • Jual Produk Sendiri
  • Job Review
  • Content Placement
  • Kompetisi
  • Even
  • dll  
    Syarat Monetize yaitu:
  • Trafik, dengan jumlah pengunjung perharinya lebih dari 1000
  • Peringkat Website
  • Install Ekstensi MozBar 
Salah satu contoh platform yaitu CMS WordPress
    WordPress adalah perangkat lunak yang dirancang untuk semua orang, menekankan aksesibilitas, kinerja, keamanan, dan kemudahan pengguna. 34% website di dunia memakai WordPress, dari blog hobby hingga portal-portal besar. WordPress juga dapat connect dengan PHP dan MySQL. Wordpress dilisensikan dibawah General Public License (GPLv2 atau yang lebih baru). Selain itu WordPress bersifat Open Source atau free. Keunggulan WordPress adalah sebagai berikut:
  • Desain fleksibel
  • SEO Friendly
  • Situs mobile responsive
  • Performa tinggi
  • Dapat dikelola darimana saja
  • Keamanan tinggi
  • Pengelola berkas hebat
  • Mudah dan terjangkau 


Oke guys, itu tadi pembahasan mengenai pentingnya pengambangan website menggunakan platform.
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!
See u on my next blog guys!!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jumat, 18 Desember 2020

Mengenal Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

 Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Hii guys!!

Kali ini kita akan membahas tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Apa itu HAKI? 

Berikut penjelasan selengkapnya!


Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)



        Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif yang diberikan suatu peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. Secara sederhana HAKI mencakup Hak Cipta, Hak Paten, Hak Merk. Namun jika dilihat lebih rinci, HAKI merupakan bagian dari benda, yaitu benda tidak berwujud (benda imateril). HAKI merupakan padanan dari bahasa Inggris, yaitu Intellectual Property Right. Kata "Intelektual" tercermin bahwa objek kekayaan intelektual tersebut adalah kecerdasan, daya pikir, atau produk pemikiran manusia. 
        Lalu, mengapa HAKI harus dilindungi? berikut merupakan alasan mengapa HAKI harus dilindungi. Alasan yang pertama yaitu karena kekayaan intelektual atas karya yang kita buat agar tidak diklaim, tidak dicontoh/dijiplak oleh pesaing. Sehingga karya tersebut dilindungi dan diakui secara hukum. Selain itu, objek bidang HAKI yang dikenal di Indonesia adalah sesuatu yang menyangkut karya-karya manusia yang lahir akibat kemampuan intelektualnya HAKI dibagi menjadi Hak Cipta, Hak Karya Industri, Hak Paten, Hak Merek.
        Perbedaan antara Hak Cipta, Hak Paten, Desain Industri, dan Merk adalah sebagai berikut

  • Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut perundang-undangan yang berlaku.
  • Hak paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada investor atas hasil investasinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri investasinya tersebut kepada pihak lain untuk melaksanakannya. 
  • Desain industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau warna atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas, industri, atau kerajinan tangan. 
  • Merk adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa. 
        Hak cipta merupakan objek bidang HAKI yang kita bahas saat ini. Apa itu hak cipta? Hak cipta adalah hak khusus bagi pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, termasuk ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra dan seni. Pemegang hak cipta adalah pencipta karya tersebut sebagai pemilik hak cipta atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak dari orang tersebut. 
        Apakah setiap karya memiliki hak cipta? dan apa saja ciptaan yang dilindungi? Berikut merupakan ciptaan yang dilindungi.

  • Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (layout) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;
  • Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;
  • Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
  • Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;
  • Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;
  • Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;
  • Arsitektur;
  • Peta;
  • Seni batik;
  • Fotografi;
  • Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan. 




Oke guys itu tadi pembahasan mengenai HAKI. Sudah pada tau dong apa itu HAKI?
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!
See u on my next blog guys!!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 


Senin, 14 Desember 2020

Penutupan Proyek

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Hii guys!!

Jika menjalankan suatu proyek, dan setelah proyek tersebut selesai maka akan ada penutupan proyek. Nah, kali ini saya akan share mengenai penutupan proyek.

Berikut penjelasan selengkapnya ya!


Penutupan Proyek



        Penutupan proyek merupakan akhir dari kegiatan proyek. Pada intinya tahapan penutupan proyek ini adalah memberikan laporan tentang hasil apa saja yang diperoleh dari suatu rangkaian aktivitas proyek. Pada tahap ini harus diyakinkan bahwa semua deliverable proyek telah dipenuhi. Semua pekerjaan yang belum terselesaikan (outstanding task) harus segera dicatat dan kemudian diselesaikan. Setelah semua pekerjaan dinyatakan selesai dalam bentuk dokumen laporan resmi, maka langkah terakhir adalah pembubaran tim proyek.
        Penutupan proyek memiliki berbagai alasan, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Proyek selesai lebih cepat dari jadwal dan diserahkan kepada sponsor pengguna
  • Sejak dini ditinggalkan karena alasan teknis yang menghambat pencapaian tujuan inti
  • Hal ini tiba-tiba menemukan bahwa kelompok lain menerbitkan hasil di daerah inti yang meiliki kesamaan minat
  • Peneliti utama atau orang yang tiba-tiba berhenti dan equivalen proyek tidak dapat melanjutkan seperti yang direncanakan dan proyek harus dihentikan, seperti menempatkan penahanan yang akan menjadi kontra produktif
  • Tak terduga kehilangan manusia, dana dan sumber daya berharga lainnya
  • Berbagai masalah dapat diatasi mungkin memaksa penghentian proyek
  • Review sementara menunjukkan proyek tidak akan membantu mencapai tujuan yang diinginkan
        Proses penutupan proyek adalah sebagai berikut :
  1. Beberapa aktifitas diantaranya
  • Mengarsipkan file proyek
  • Mendokumentasikan hal-hal yang menjadi pelajaran lesson learned
  • Menerima persetujuan hasil pekerjaan secara formal 
       2. Manajer proyek melakukan serah terima hasil pekerjaan berupa:

  • Laporan pelaksanaan pekerjaan
  • Laporan penyelesaian pekerjaan
  • Berita acara penyelesaian pekerjaan
  • Berita acara serah terima pekerjaan
      3. Pembubaran tim proyek

    Kegiatan Utama Selama Fase Penutupan Proyek
        Ada banyak kegiatan penting yang dilakukan pada fase penutupan proyek. Rinciannya adalah sebagai berikut:
  1. Penerimaan Deliverables, ini adalah tindakan paling penting yang diambil selama fase penutupan proyek. Proyek kiriman ditinjau oleh pelanggan sesuai dengan kriteria penerimaan setuju, dan secara resmi diterima. 
  2. Menyelesaikan Studi, penting bahwa selama proyek secara resmi selesai pada tahap penutupan proyek, sebelum tim proyek ditugaskan untuk proyek. Agar studi yang didokumentasikan dengan baik, kuisioner mungkin diedarkan kepada para pemangku kepentingan untuk penyelesaian. 
  3. Laporan proyek, sebuah laporan proyek selesai pada fase penutupan proyek yang disampaikan kepada sponsor proyek. Dokumen ini pada dasarnya mencakup ringkasan proyek, mulai dari inisiasi sampai penutupan.
    Kegiatan Selama Tahap Penutupan Proyek 
  1. Update dan Dokumen Arsip, dokumen-dokumen proyek disiapkan di inisiasi proyek, dan diubah atau diperbarui sebagai proyek dijalankan, sampai fase penutupan proyek. Memperbarui dokumen proyek sangat penting, sehingga berguna untuk proyek-proyek masa depan. Akhirnya, dokumen tersebut diarsipkan untuk referensi di masa mendatang. 
  2. Kegiatan lainnya, kegiatan penting lainnya yang dilakukan selama penutupan proyek mencakup finalisasi pengadaan, isi terbuka, pelatihan pelanggan mengenai kiriman, rilis atau penugasan kembali sumber daya, penilaian proyek tim, kinerja vendor, pembayaran akhir untuk kontraktor, dan administrasi penutupan. 


Oke guys cukup sekian pembahasan mengenai penutupan proyek
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!
See u on my next blog guys!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Jumat, 11 Desember 2020

Ini Dia Etika Menjadi Seorang Front End Developer

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys!! Kali ini saya akan share mengenai Etika Menjadi Seorang Front End Developer. Buat kalian yang ingin berprofesi sebagai Front End Developer, pahami artikel ini yaa!

Berikut penjelasan selengkapnya!



Etika Menjadi Seorang Front End Developer



        Setiap profesi memiliki etika atau kode etik yang harus dipatuhi, begitu juga menjadi seorang Front End Developer. Sebelum membahas mengenai etika, kita harus paham terlebih dahulu apa sih Front End Developer itu? Skill apa saja yang harus dimiliki seorang front end developer? 
        Front End Developer adalah orang yang berperan mengembangkan tampilan situs atau aplikasi melalui HTML, CSS, dan JavaScript. Secara umum, seorang front end developer membuat teks, gambar, tombol, dan menu serta interaksi antara situs atau aplikasi dengan pengguna. 
        Front end developer bertugas untuk memindahkan desain dari UI Designer kedalam bentuk interaktif dan membuat desain tersebut menjadi hidup. Pada prinsipnya, front end bekerja untuk memastikan agar situs atau aplikasi dapat dilihat oleh pengguna. Mereka bertanggung jawab agar pengguna dapat mendapatkan informasi sampai berinteraksi dengan situs atau web secara nyaman.
        Berikut merupakan skill yang harus dimiliki seorang Front End Developer :

  1. Bahasa Pemrograman HTML/CSS
  2. JavaScript
  3. Framework CSS dan JavaScript 
  4. Preprocessor CSS
  5. Version Control System (GIT)
  6. Responsive & Mobile Design
  7. Testing/Debugging
  8. Browser Developer Tools
  9. Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website
  10. Command Line 
        Setelah mengetahui pengertian Front End Developer dan skill yang harus dimiliki seorang Front End Developer,berikut Etika yang harus dimiliki seorang Front End Developer :

  1. Reliability / Reliabilitas Memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan proyek yang diterimanya dapat terselesaikan atau tidak tentunya dengan mempercayakan koordinasi dengan programmer dan front end developer. Seorang front end developer dinilai telah melanggar etika ketika melarikan diri dari proyek yang belum selesai. Ketika terdapat keraguan dalam penyelesaian proyek, adalah tugas front end developer untuk memberitahukan kepada klien yang bersangkutan.
  2. Confidentialy / Kerahasiaan Kewajiban front end developer untuk menyimpan dan merahasiakan akses kode username panel – panel yang digunakan (Cpanel, FTP, dll) selama proyek berlangsung. Sehingga mempermudah klien apabila kehilangan atau lupa akan kode tersebut 
  3. Usability / Kegunaan Website Sebuah website dibuat untuk pemenuhan tujuan / memudahkan klien dan pengguna lain dalam menggunakan website melalui berbagai fitur dan fasilitas yang disediakan. Disinilah tugas front end developer untuk menjamin ketersediaan dan berjalannya fungsi / fitur tersebut. Serta melakukan pelatihan untuk para klien dalam penggunaan website yang telah dibuat dan disepakati.
  4. Longevity / Keabadiaan Website Dengan berkolaborasi dengan web master, peran front end developer juga diminta disini untuk menjaga eksistensi website terkait. Website yang tidak interaktif dan tidak diupdate (maka dari itu diperlukan kerja sama web master untuk maintance dan pemeliharaan aplikasi serta tanggung jawab web master untuk optimisasi mesin pencari / SEO )


Oke guys itu tadi penjelasan mengenai Etika yang harus dimiliki seorang front end developer
Terimakasih dan semoga bermanfaat!
See u on my next blog guys!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 08 Desember 2020

Mengenal Apa Itu Manajemen Pengadaan Proyek

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys!!

Sesuai dengan judul diatas, kali ini saya akan share mengenai  Apa Itu Manajemen Pengadaan Proyek yang wajib banget buat kalian ketahui

Berikut penjelasan selengkapnya guys!


 Manajemen Pengadaan Proyek



    Sebelum membahas aktivitas dari Manajemen Pengadaan, kita harus mengetauhi terlebih dahulu apa sih manajemen pengadaaan?

Manajemen Pengadaan adalah suatu proses yang menjamin tersedianya barang maupun jasa dari luar yang dibutuhkan oleh proyek. Manajemen pengadaan diperlukan pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan proses penyerahan proyek. Termasuk kedalamnya adalah pembelian dan outsourcing. 

    Suatu tim proyek melakukan outsource karena adanya motifasi sebagai berikut.

  • Untuk mengurangi biaya tetap dan biaya rutin
  • Agar organisasi fokus terhadap bisnis intinya
  • Untuk mengakses keahlian dan teknologi 
  • Untuk fleksibilitas 
  • Untuk meningkatkan akuntabilitas
Berikut merupakan aktivitas dari manajemen pengadaan:
  1. Perencanaan Pengadaan, yaitu menerapkan apa saja yang perlu disediakan, dan kapan harus dilakukan. Memilih pemasok dan menetapkan kontrak kesepakatan kerja. 
  2. Perencanaan Permintaan (Solicitation Planning), yaitu mendokumentasi permintaan produk dan mengidentifikasi sumber-sumber potensial, mendokumentasikan pengadaan dalam bentuk Request for Proposal (RFP) dan mengembangkan kriteria evaluasi
  3. Permintaan (Solititation), yaitu proses melakukan permintaan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek
  4. Seleksi Sumber, yaitu memilih suplier-suplier potensial, mengevaluasi prospek suplier dan negosiasi kontrak
  5. Penyelesaian Kontrak, yaitu melakukan verifikasi produk dan audit kontrak.
Perencanaan Pengadaan 
  • Identifikasi kebutuhan-kebutuhan proyek tentang produk/jasa yang akan dipenuhi dari luar organisasi
  • Jika tidak ada kebutuhan produk/jasa dari luar berarti tidak ada proses manajemen pengadaan 
Selain perencanaannya, berikut merupakan rencana manajemen pengadaan 
  • Menggambarkan bagaimana proses pengadaan akan dikelola, dari mengembangkan dokumentasi untuk pemesanan keluar atau mengadakan kontrak. 
  • Berisi berbagai hal berdasarkan kebutuhan proyek 
Statement Of Work (SOW)
    SOW adalah deskripsi dari pekerjaan yang diinginkan untuk pengadaan. Sebuah SOW adalah salah satu tipe dari statemen ruang lingkup. Sebuah SOW yang baik akan memberikan pemanahan yang lebih baik bagi pembeli. Berikut merupakan bagian-bagian dari SOW :
  • Scope of Work, yaitu menggambarkan pekerjaan menjadi lebih detail. Menjelaskan hardware dan software yang digunkan dan menjadikan pekerjaan lebih operasional 
  • Location of Work, yaitu menggambarkan kemana pekerjaan harus dicapai. Menjelaskan lokasi hardware dan software, dan dimana orang-orang harus bekerja
  • Period of Performance, yaitu menjelaskan kapan pekerjaan dimulai dan selesai, jam kerja, jumlah jam yang dapat digunakan per minggunya, kemana pekerjaan harus dicapai, dan dikaitkan dengan informasi jadwal 
  • Deliverables Schedule, yaitu daftar hasil pekerjaan yang harus diserahkan, menggambarkannya lebih detail, dan kapan harus diserahkan 
  • Applicable Standards, yaitu menjelaskan standar khusus pada beberapa perusahaan atau industri yang relevan untuk mencapai pekerjaan 
  • Acceptance Criteria, yaitu menggambarkan bagaimana menetapkan kriteria pekerjaan yang dapat diterima
  • Special Requirement, yaitu menjelaskan permintaan khusus seperti sertifikasi hardware atau software, syarat minimal lulusan atau pengalaman personel, permintaan pengangkutan dan sebagainya. 
Proses Manajemen Pengadaan 
    Manajemen pengadaan proyek mendapatkan barang atau jasa untuk sebuah proyek yang berasal dari luar organisasi yang menjalankan proyek tersebut. Proses-prosesnya adalah sebagai berikut :
  1. Perencanaan pengadaan menentukan apa yang akan diadakan kapan dan bagaimana pengadaannya
  2. Melakukan pengadaan mendapatkan respon penjual memilih penjual dan membuat kontrak 
  3. Mengadministrasikan pengadaan mengelola relasi dengan penjual memonitor kontrak dan membuat perubahan sesuai keinginan
  4. Mengakhiri pengadaan melengkapi dan menetapkan setiap kontrak
Dokumen Pengadaan 
  • Request for Proposal, digunakan untuk memperoleh proposal dari penjual yang sesuai
  • Request for Quotes, digunakan untuk memperoleh penawaran dari penjual yang sesuai    



Oke guys itu tadi penjelasan mengenai Manajemen Pengadaan Proyek 
Terimakasih dan semoga bermanfaat ya!
See u on my next blog guys!!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Jumat, 04 Desember 2020

Privasi dalam Komputer

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys!!

Kali ini kita akan membahas mengenai Privasi dalam Komputer. Menurut kamu, apa itu privasi? dann penting ga sih privasi itu?

Baiklah, berikut penjelasan selengakapnya yaa!


Privasi dalam Komputer 


Apa itu privasi?
        Ketika mendengar kata privasi, apa sih yang terpikir dalam benak kalian? rahasia? 
Privasi adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka. Jadi benar kalau kalian berpikir privasi itu sebuah rahasia, karena hanya orang tersebut lah yang mengetahuinya dan tidak dishare ke publik.
        Menurut UU Teknologi Informasi ayat 19, privasi adalah hak individu untuk mengendalikan penggunaan informasi tentang identitas pribadi baik oleh dirinya sendiri atau oleh pihak lainnya. Lalu, penting ga sih privasi itu? privasi itu penting ya guys. Ini ada beberapa alasan mengapa perlu adanya privasi bagi setiap orang.

  • Privasi menjadi suatu hal yang penting dan bersifat sensitif
  • Privasi dikatakan penting karena dengan privasi, individu atau suatu kelompok dapat menghargai dan menghormati dalam kehidupan sosial
  • Privasi dikatakan sensitif seperti menyangkut tentang ras, agama, orientasi seksual, atau kesehatan
  • Melanggar privasi berarti melanggar kode etik yang semestinya. Menyimpang dari batas-batas yang telah ada akan memicu suatu masalah
        Nah, itu tadi alasan mengapa penting adanya privasi. karena dengan adanya privasi, itu akan melindungi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan dan tentunya tidak akan terjerat hukuman dan pidana tentang privasi yaitu pasal 29 tentang Pelanggaran Hak Privasi, yang berbunyi "barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memanfaatkan Teknologi Informasi untuk mengganggu hak privasi individu dengan cara menyebarkan data pribadi tanpa seiizin yang bersangkutan, dipidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 7 (tujuh) tahun. 

    Contoh pelanggaran privasi di internet adalah sebagai berikut :
  • Menerima email penawaran dari orang yang tidak dikenal sebelumnya
  • Menerima surat fisik mengenai penawaran berbagai hal atau terkadang undian
  • Menerima telepon dari orang yang tidak dikenal sebelumnya mengenai penawaran suatu barang
  • Data transaksi pembelian barang digunakan oleh orang lain untuk menawarkan barang tertentu
  • Pesan berantai dari seseorang yang tidak dikenal
  • Hack akun media sosial orang lain
    Selain contoh pelanggaran privasi, berikut Ancaman Privasi yang wajib kamu ketahui :
  1. Pengumpulan data (data collection) yang berupa pengumpulan data yang lebih mudah dan lebih cepat, acuan silang (cross referencing/aggregation), dan pengumpulan data tersembunyi (hidden data collection)
  2. Pelacakan pengguna (usage tracking)
  3. Pembagian informasi (information sharing)
    Cara Menjaga Privasi 
        Berikut beberapa hal yang mungkin tidak perlu ditampilkan di internet dan sosial media. 
  • Memberikan data pribadi, seperti alamat rumah, atau sekolah
  • Masalah pribadi
  • Informasi keluarga 
  • Berbagi informasi jika kita sedang sendirian di rumah
  • Foto tidak pantas
  • Foto dengan geotag
  • Komentar kasar 
  • Informasi kontak misalnya nomor handphone dan email
  • Bijak memilih teman
  • Buat password sekuat mungkin
        So guys, hati-hati dalam share mengenai kehidupan pribadi. Jangan sampai nantinya akan merugikan dan membahayakan diri sendiri. Bijaklah dalam bermedia sosial atau internet!


Oke guys itu tadi pembahasan mengenai Privasi dalam Komputer
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!
See u on my next blog guys!!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 



Senin, 30 November 2020

Tahapan Manajemen Resiko Proyek

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hollaa guys!

Seperti minggu-minngu sebelumnya, saya selalu share mengenai Manajemen Proyek. Nah, kali ini saya akan share mengenai Tahapan Manajemen Resiko Proyek

Berikut penjelasan selengkapnya ya!


Tahapan Manajemen Resiko Proyek 


    

        Risiko merupakan kombinasi dari kemungkinan suatu kejadian dan akibat dari kejadian tersebut dengan tidak menutup kemungkinan bahwa ada lebih dari satu akibat yang mungkin terjadi untuk satu kejadian tertentu. Pada umumnya risiko dipandang dari perspektif negatif, seperti kehilangan, bahaya, kerugian, kegagalan dan sebagainya. Hal-hal tersebut pada prinsipnya merupakan bentuk ketidakpastian yang mestinya dipahami dan dikelola secara efektif sehingga dapat menjadi nilai tambah lagi organisasi. 
        Manajemen resiko pada proyek meliputi langkah memahami dan mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin terjadi, mengevaluasi, memonitoring dan menangani risiko. Manajemen risiko yang proaktif artinya menjawab bagaimana orang secara aktif berusaha mengurangi risiko serta memperbaiki tingkat probabilitas keberhasilan pelaksanaan proyek. 
        Tujuan manajemen resiko proyek adalah meminimalisir potensi resiko negatif dan memaksimalkan potensi resiko positif. Risiko negatif adalah memahami potensi masalah yang mungkin terjadi dalam proyek dan bagaimana risiko menghambat keberhasilan proyek, misalnya asuransi dan investasi. Resiko positif biasanya berbentuk dalam satu peluang. Selain tujuan, manajemen resiko juga memiliki tahapan. Berikut tahapan manajemen resiko proyek : 

1. Perencanaan Manajemen Resiko
        Perencanaan meliputi langkah memutuskan bagaimana mendekati dan merencanakan kegiatan manajemen risiko untuk sebuah proyek. Untuk membuat perencanaan manajemen risiko, ada beberapa hal yang diperlukan, yaitu 
  • Project Carter 
  • Kebijakan manajemen risiko
  • Susunan peran dan tanggung jawab
  • Toleransi stakeholder terhadap risiko
  • Tamplate untuk rencana manajemen risiko organisasi
  • Work Breakdown Structure (WBS) 
        Output dari perencanaan manajemen risiko adalah Risk Manajement Plan yang berisi :
  • Metodologi yang menguraikan definisi alat, pendekatan, sumber daya yang mungkin digunakan dalam manajemen risiko proyek tertentu. 
  • Peran dan tanggung jawab yang menguraikan tanggung jawab dan peran utama serta pendukung berikut kenaggotaan tim manajemen risiko untuk setiap tindakan. 
  • Budget yang berisi rencana anggaran untuk manajemen risiko proyek
  • Waktu yang berisi rencana waktu pelaksanaan proses menejemen risiko di sepanjang siklus proyek.
  • Scoring dan intepretasi yang menguraikan metode skoring dan intepretasi yang sesuai tipe dan waktu analisis risiko kualitatif maupun kuantitatif .
2. Identifikasi Resiko
        Identifikasi risiko dapat dilakukan dengan analisis sumber risiko dan analisis masalah. Analisis sumber resiko yaitu analisis risiko dengan melihat darimana risiko berasal. Untuk dapat mengidentifikasi risiko setidaknya ada empat metode yang digunakan, yaitu :
  • Identifikasi risiko berdasarkan tujuan
  • Identifikasi risiko berdasarkan skenario
  • Identifikasi risiko berdasarkan Taksonomi
  • Common risk check  
3. Analisis Kualitatif
        Analisis kualitatif dalam manajemen risiko adalah proses menilai dampak dan kemungkinan risiko yang sudah diidentifikasi. Proses ini dilakukan dengan menyusun risiko berdasarkan dampaknya terhadap tujuan proyek. Analisis ini merupakan cara prioritisasi risiko sehingga membentuk gambaran risiko yang harus mendapat perhatian khusus dan cara merespon risiko tersebut seandainya terjadi.

4. Analisis Kuantitatif
        Analisis risiko secara kuantitatif merupakan metode untuk mengidentifikasi risiko kemungkinan kegagalan sistem dan memprediksi besarnya kerugian. Secara matematis penghitungan risiko dilakukan dengan mengalikan tingkat kemungkinan kejadian dengan dampak yang ditimbulkan. Hasil analisis ini dapat digunakan untuk mengambil langkah strategis dalam mengatasi risiko yang teridentifikasi. Kesulitan utama dalam analisis resiko kuantitatif adalah pada saat menentukan tingkat kemungkinan karena data-data statistik belum tentu tersedia untuk semua peristiwa. 

5. Perencanaan Respon Terhadap Resiko
        Tahapan ini merencanakan langkah yang harus diambil dalam rangka meningkatkan kesempatan dan mereduksi ancaman untuk tercapainya tujuan proyek.

6. Pengawasan dan Pengendalian Resiko
        Pengawasan dan pengendalian risiko adalah tahapan mengawasi dan mengidentifikasi risiko yang belum teridentifikasi sebelumnya, risiko baru, sambil menjalankan rencana respon terhadap resiko, serta mengevaluasi keefektifan strategi resiko yang diambil selama proyek berlangsung. 




Oke guys itu tadi pembahasan mengenai Tahapan Manajemen Resiko Proyek
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!!
See u on my next blog guys!!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 



Jumat, 27 November 2020

Mengenal Hukum dalam Komputer

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys!! Kali ini kita akan bahas mengenai hukum-hukum komputer yang harus kita patuhi niih!

Baca selengkapnya yaa!


Hukum dalam Komputer



        Saat ini perkembangan teknologi semakin pesat. Selain memiliki dampak positif, teknologi juga memiliki dampak negatif. Semakin berkembangnya teknologi, semakin besar pula dampak negatifnya. Dampak negatif yang serius karena berkembangnya teknologi informasi terutama teknologi internet harus segera ditangani dan ditanggulangi dengan segala perangakat yang mungkin termasuk perangkat perundang-undangan yang bisa mengendalikan kejahatan dibidang teknologi informasi. 

        Sudah saatnya bahwa hukum yang ada harus bisa mengatasi penyimpangan penggunaan perangkat teknologi informasi sebagai alat bantunya, terutama kejahatan di internet (cybercrime) dengan menerapkan hukum ciber (cyberlaw).

A. Apa itu Cyberlaw? 

        Cyberlaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber atau dunia maya, yang umumnya disosialisasikan dengan internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah "ruang dan waktu". Sementara itu, internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu. 

        Munculnya kejahatan di internet pada awalnya banyak terjadi pro-kontra terhadap penerapan hukum yang harus dilakukan. Hal ini dikarenakan saat itu sulit untuk menjerat secara hukum para pelakunya karena beberapa alasan. Alasan yang menjadi kendala seperti kejahatannya bersifat maya, lintas negara, dan sulitnya menemukan pembuktian. 

         Hukum yang ada saat itu yaitu hukum tradisional banyak memunculkan pro-kontra, karena harus menjawab pertanyaan bisa atau tidaknya sistem hukum tradisional mengatur mengenai aktivitas-aktivitas yang dilakukan di internet. Karena aktivitas di internet memiliki karakteristik berupa :

  • Pertama, karakteristik aktivitas di internet yang bersifat lintas-batas, sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial. 
  • Kedua, sistem hukum tradisional yang justru betumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktivitas di internet. 
B. Pro & Kontra Tentang Cyberlaw

        Mengenai Cyberlaw, adanya pro dan kontra yang terdiri dari 3 pendapat, yaitu: 
  • Kelompok pertama secara total menolak setiap usaha untuk membuat aturan hukum bagi aktivitas-aktivitas di internet yang didasarkan atas sistem hukum tradisional/konvensional.
  • Kelompok kedua berpendapat sebaliknya, bahwa penerapan sistem hukum tradisional untuk mengatur aktivitas-aktivitas di internet segera mendesak untuk dilakukan.
  • Kelompok ketiga berpendapat bahwa aturan hukum yang akan mengatur mengenai aktivitas di internet harus dibentuk secara hati-hati dan dengan menitik beratkan kepada aspek-aspek tertentu dalam aktivitas ruang maya yang menyebabkan kekhasan dalam transaksi-transaksi di internet. 
C. UU yang Mengatur tentang Teknologi Informasi

        UU yang mengatur tentang teknologi informasi ini diantaranya adalah :
  • UU HAKI (Undang-Undang Hak Cipta) yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta. 
  • UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang pornografi di internet, transaksi di internet, dan etika pengguna di internet.
  • UU ITE Pasal 27 (ayat 1 dan ayat 3)
  • UU ITE Pasal 28 (ayat 1 dan ayat 2)




Oke guys itu tadi penjelasan mengenai Hukum dalam Komputer. So, bijaklah dalam menggunakan komputer, atau jangan gunakan sama sekali!!
Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!
See u on my next blog!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 
    

Senin, 23 November 2020

Tahapan Manajemen Komunikasi Proyek

 Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hii guys!! Kalau di minggu sebelumnya kita membahas manajemen sumber daya manusia, kali ini kita akan bahas tentang Manajemen Komunikasi Proyek, yaitu Tahapan dalam Manajemen Komunikasi Proyek

Baca selengkapnya ya!


Tahapan Manajemen Komunikasi Proyek

 


        Manajemen komunikasi proyek adalah kompetensi yang harus dimiliki manajer proyek dengan tujuan utama adalah agar adanya jaminan bahwa semua informasi mengenai proyek akan sampai tepat pada waktunya, dibuat dengan tepat, dikumpulkan, dibagikan, disimpan, dan diatur dengan tepat pula. Hal ini menciptakan hubungan yang penting antara orang-orang, ide, dan informasi yang diperlukan supaya proyek berakhir dengan sukses.

        Manajemen komunikasi proyek memiliki Tahapan Manajemen Proyek yang terdiri dari perencanaan komunikasi (communication planning), distribusi informasi, palaporan kinerja, dan mengelola stakeholders. 

1. Perencanaan Komunikasi (Communication Planning)

        Mendefinisikan kebutuhan komunikasi dan informasi diantara stakeholder sebuah proyek. Proses ini biasanya terjadi sebagai bagian dari Grup Proses Perencanaan. Perencanaan komunikasi merupakan proses yang sangat penting dalam proyek, mengingat seringnya kegagalan proyek terkait dengan kegagalan komunikasi. Perencanaan komunikasi yang terdapat pada proyek dibagi menjadi dua, yaitu secara internal dan secara eksternal.

        Komunikasi internal dilakukan kepada anggota yang terdapat dalam organisasi proyek. Bentuk komunikasi internal terdiri dari tiga, bentuk komunikasi internal yang pertama adalah formal atau tidak formalnya komunikasi, yang kedua adalah tertulis atau tidak tertulisnya komunikasi, dan bentuk komunikasi internal yang ketiga yaitu komunikasi dilakukan secara vertikal atau horizontal. 

        Komunikasi ekternal dilakukan kepada stakeholder pada proyek ini antara lain komunikasi kepada owner, subkontraktor, supplier, serta pihak terkait lainnya seperti karyawan ataupun pemakai proyek. Bentuk komunikasi eksternal yang digunakan antara lain adalah rapat, laporan, memo, dan lain-lain. 

2. Distribusi Informasi

        Setelah melakukan perencanaan komunikasi, hasil yang diperoleh adalah rencana manajemen komunikasi. Tahap selanjutnya adalah pendistribusian informasi. Dalam melakukan pendistribusian informasi dibutuhkan input berupa perencanaan manajemen komunikasi dengan menggunakan alat dan teknik berupa kemampuan komunikasi, proses pembelajaran, serta sistem informasi. Hasil atau output dari proses distribusi informasi ini adalah proses atau alur komunikasi dari organisasi proyek dan perubahan permintaan. Bentuk distribusi informasi pada proyek ada beberapa macam, yaitu rapat (meetings), distribusi dokumen berupa hardcopy, distribusi data melalui media elektronik (E-mail, mesin fax, dll). 

    Isu penting dalam distribusi informasi 

  • Penggunaan teknologi
  • Cara formal atau informal
  • Penanganan informasi yang sangat penting agar dapat didistribusikan dengan efektif dan tepat waktu
  • Memilih media yang cocok untuk berkomunikasi
  • Pemahaman akan teknik komunikasi individual atau berkelompok
  • Teknik menyampaikan berita "buruk"  

3. Pelaporan Kerja

        Proses mengumpulkan dan menyebarkan informasi kinerja proyek, termasuk didalamnya status reports (pelaporan status), progress measurements (pengukuran kemajuan), dan peramalan.

  •  Status Reports, yang berisi tentang sejauh mana proyek sudah berjalan dalam kerangka ruang lingkup, waktu, dan biaya. 
  • Progress Measurements, menggambarkan sejauh mana tim proyek sudah menyelesaikan pekerjaannya. Biasanya berupa laporan rutin.
  • Peramalan, berisi gambaran kecenderungan proyek akan berhasil atau tidak berdasarkan apa yang sudah dikerjakan sampai titik tertentu ketika proses sudah berjalan. Proses ini terjadi dalam monitoring dan pengendalian proses grup. Inti dari pelaporan kinerja yaitu mengumpulkan dan menyebarkan informasi kinerja. 

4. Mengelola Stakeholder

        Mengelola Stakeholder adalah proses mengelola komunikasi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan stakeholder dan penyelesaian isu-isu yang terjadi. Mengelola stakeholder terjadi dalam monitoring dan pengendalian proses grup. Mengelola stakeholder berkaitan dengan memuaskan kebutuhan para stakeholder proyek dan menyelesaikan setiap isu yang diangkat oleh stakeholder proyek.


        Titik pentingnya adalah bahwa semua komunikasi harus efektif, akurat, dan perhatian dari persyaratan proyek. Proses proyek komunikasi menyediakan metodologi untuk berhasil menerapkan strategi komunikasi proyek Anda, selain meyakinkan stakeholder informasi dan terlibat dalam proyek. Dengan menggunakan proses komunikasi, kita dapat jelas mengidentifikasi proyek kita, indentifikasi stakeholder kebutuhan komunikasi kita, menjalankan jenis aktivitas komunikasi untuk mengirimkan pesan, dan pastikan orang yang tepat menerima informasi yang tepat pada waktu yang tepat.



Oke guys itu tadi pembahasan mengenai Tahapan Manajemen Komunikasi Proyek 

Terimakasih dan semoga bermanfaat yaa!

See u on my next blog guys!!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh